Monday, August 22, 2011

Penyesalan menurut waktunya

Agan-agan pasti pernah menyesal dalam hidup ini, tapi biasanya kita selalu mendengar bahwa "penyesalan selalu datang belakangan".
Yup!tapi kalian bisa merubahnya mulai sekarang.

Macam-macam penyesalan menurut waktu :

Penyesalan 1 hari:
 MASAK NASI JADI BUBUR
Hanya 1 hari menyesal, bahkan mungkin hanya 1 kali makan.
Esok sudah bisa makan nasi lagi. 

Penyesalan 1 bulan:  
SALAH POTONG RAMBUT
1 bulan saja menyesal, bulan depan sudah bisa memiliki mode rambut yang diinginkan. 

Penyesalan 1 tahun:
TIDAK NAIK KELAS
1 tahun...waktu yang cukup panjang untuk menyesal. Karena tidak belajar dengan baik, akibatnya menyesal sepanjang tahun. 

Penyesalan seumur hidup:  
SALAH PILIH PASANGAN HIDUP
Selama hidup kita akan hidup bersamanya.
Seseorang yang tidak kita sukai. 
 
Penyesalan kekal:  
SALAH PILIH JURUSELAMAT
Menyesal selamanya!! Selamanya kita tinggal di neraka, di tengah api yang panas, di antara tangis penyesalan. 
 
 
Maka dari itu janganlah kita menunggu untuk sebuah "penyesalan"
Bertindaklah sebelum sebuah penyesalan itu datang.

Thursday, December 30, 2010

ILMU BARU SEBELUM TIDUR

Rasulullah SAW berpesan kepada Aisyah ra:

"ya Aishah jangan engkau tidur sebelum melakukan empat perkara, yaitu:
1. Sebelum khatam Al-qur'an
2. Sebelum membuat para Nabi memberimu syafaat di hari akhir
3. sebelum para muslim meridhoi kamu
4. sebelum kau melaksanakan haji dan umroh

Bertanya Aisyah:
"Ya rasulullah.. Bagaimana aku dapat melaksanakan 4 perkara seketika?"

Rasul tersenyum dan bersabda:
1. "jika engkau tidur bacalah Al-ikhlas 3x seakan-akan kau menghatamkan Al- qur'an."
Bismillahir rohmaanir rohiim, Qulhualloohu ahad' Allahushshomad' lam yalid walam yuulad' walam yakul lahuu kufuwan ahad' (3x)

2. "membaca sholawat untuk ku dan para nabi sebelum aku, maka kami semua akan memberisyafa'at di hari kiamat". Bismillaahir rohmaanir rohiim, Allahumma shollii alaa Muhammad wa'alaa alii Muhammad (3x)"

3. "Beristighfarlah untuk para muslimin maka mereka akan meridhoi kamu." Astagfirullahalazim aladzii laa ilaaha illaa huwal hayyul qoyyum wa atuubu ilaih (3x)

4. Perbanyaklah bertasbih, bertahmid, bertahlil, bertakbir, maka seakan-akan kamu telah melaksanakan ibadah haji dan umroh". Subhanallahi Walhamdulillaahi walaailaaha illallahu allahu akbar (3x)

Rasulullah SAW bersaba ilmu yang bermanfaat ialah salah satu amal yang kekal bagi orang yang mengajarnya, meski hanya 1 ayat, dan meskipun kita sudah meninggal duni.. Mari kita Berfastabiqul khairat!!!


sumber:  http://www.kaskus.us/showthread.php?t=6308761

Saturday, December 18, 2010

Satu Gereja Masuk Islam, Benarkah?

Kisah Nyata Seorang Pemuda Arab Yang Menimba Ilmu Di Amerika
Rabu, 22 Februari 06

Ada seorang pemuda Arab yang baru saja menyelesaikan bangku kuliahnya di
Amerika. Pemuda ini adalah salah seorang yang diberi nikmat oleh Allah berupa
pendidikan agama Islam, bahkan ia mampu mendalaminya.Selain belajar, ia juga seorang juru dakwah Islam. Ketika berada di Amerika , ia berkenalan dengan salah seorang Nasrani. Hubungan mereka semakin akrab, dengan harapan semoga Allah SWT memberinya hidayah masuk Islam.

Pada suatu hari mereka berdua berjalan-jalan di sebuah perkampungan di Amerika dan melintas di dekat sebuah gereja yang terdapat di kampung tersebut. Temannya itu meminta agar ia turut masuk ke dalam gereja. Semula ia berkeberatan,namun karena ia terus mendesak akhirnya pemuda itu pun memenuhi permintaannya lalu ikut masuk ke dalam gereja dan duduk di salah satu bangku dengan hening, sebagaimana kebiasaan mereka.

Ketika pendeta masuk, mereka serentak berdiri untuk memberikan
penghormatan lantas kembali duduk. Di saat itu si pendeta agak terbelalak ketika melihat kepada para hadirin dan berkata, "Di tengah kita ada seorang muslim. Aku harap ia keluar dari sini."
Pemuda Arab itu tidak bergeming dari tempatnya. Pendeta tersebut mengucapkan perkataan itu berkali-kali, namun ia tetap tidak bergeming dari tempatnya.
Hingga akhirnya pendeta itu berkata, "Aku minta ia keluar dari sini dan aku menjamin keselamatannya."
Barulah pemuda ini beranjak keluar. Di ambang pintu ia bertanya kepada sang pendeta,
"Bagaimana anda tahu bahwa saya seorang muslim."
Pendeta itu menjawab, "Dari tanda yang terdapat di wajahmu". Kemudian ia beranjak hendak keluar,namun sang pendeta ingin memanfaatkan keberadaan pemuda ini, yaitu dengan mengajukan beberapa pertanyaan, tujuannya untuk memojokkan pemuda tersebut dan sekaligus mengokohkan markasnya.
Pemuda muslim itu pun menerima tantangan debat tersebut.

Sang pendeta berkata,
"Aku akan mengajukan kepada anda 22 pertanyaan dan anda harus menjawabnya dengan tepat."
Si pemuda tersenyum dan berkata, "Silahkan!

Sang pendeta pun mulai bertanya,
a. Sebutkan satu yang tiada duanya,

b. dua yang tiada tiganya,

c. tiga yang tiada empatnya,

d. empat yang tiada limanya,

e. lima yang tiada enamnya,

f. enam yang tiada tujuhnya,

g. tujuh yang tiada delapannya,

h. delapan yang tiada sembilannya,

i. sembilan yang tiada sepuluhnya,

j. sesuatu yang tidak lebih dari sepuluh,

k. sebelas yang tiada dua belasnya,

l. dua belas yang tiada tiga belasnya,

m. tiga belas yang tiada empat belasnya.

n. Sebutkan sesuatu yang dapat bernafas namun tidak mempunyai ruh!

o. Apa yang dimaksud dengan kuburan berjalan membawa isinya?

p. Siapakah yang berdusta namun masuk ke dalam surga?

q. Sebutkan sesuatu yang diciptakan Allah namun Dia tidak menyukainya?

r. Sebutkan sesuatu yang diciptakan Allah dengan tanpa ayah dan ibu!

s. Siapakah yang tercipta dari api, siapakah yang diazab dengan apidan siapakah yang terpelihara dari api?

t. Siapakah yang tercipta dari batu, siapakah yg diazab dengan batu dan siapakah yang terpelihara dari batu?

u. Sebutkan sesuatu yang diciptakan Allah dan dianggap besar!

v. Pohon apakah yang mempunyai 12 ranting, setiap ranting mempunyai 30 daun, setiap daun mempunyai 5 buah, 3 di bawah naungan dan dua di bawah sinaran matahari?"


Mendengar pertanyaan tersebut pemuda itu ter-senyum dengan senyuman mengandung keyakinan kepada Allah. Setelah membaca basmalah ia berkata,
a. Satu yang tiada duanya ialah Allah SWT.

b. Dua yang tiada tiganya ialah malam dan siang. Allah SWT berfirman, "Dan Kami jadikan malam dan siang sebagai dua tanda (kebesaran kami)." (Al-Isra':12).

c. Tiga yang tiada empatnya adalah kekhilafan yang dilakukan Nabi Musa ketika Khidir menenggelamkan sampan, membunuh seorang anak kecil dan ketika me-negakkan kembali dinding yang hampir roboh. (ini kisah tentang Nabi Musa AS berguru sama Nabi Khidir AS sob...)

d. Empat yang tiada limanya adalah Taurat, Injil, Zabur dan al-Qur'an.

e. Lima yang tiada enamnya ialah shalat lima waktu.

f. Enam yang tiada tujuhnya ialah jumlah hari ke-tika Allah SWT menciptakan makhluk.

g. Tujuh yang tiada delapannya ialah langit yang tujuh lapis. Allah SWT berfirman, "Yang telah menciptakan tujuh langit berlapis-lapis. Kamu sekali-kali tidak melihat pada ciptaan Rabb Yang Maha Pemurah sesuatu yang tidak seimbang." (Al-Mulk:3).

h. Delapan yang tiada sembilannya ialah malaikat pemikul Arsy ar-Rahman. Allah SWT berfirman,"Dan malaikat-malaikat berada dipenjuru-penjuru langit. Dan pada hari itu delapan orang malaikat menjunjung 'Arsy Rabbmu di atas (kepala) mereka." (Al-Haqah: 17).

i. Sembilan yang tiada sepuluhnya adalah mu'jizat yang diberikan kepada Nabi Musa : tongkat, tangan yang bercahaya, angin topan, musim paceklik, katak, air darah, kutu dan belalang dan kematian keturunan laki-laki Mesir.

j. Sesuatu yang tidak lebih dari sepuluh ialah kebaikan. Allah SW berfirman, "Barangsiapa yang berbuat kebaikan maka untuknya sepuluh kali lipat." (Al-An'am: 160).

k. Sebelas yang tiada dua belasnya ialah jumlah saudara-saudara Nabi Yusuf.

l. Dua belas yang tiada tiga belasnya ialah mukjizat Nabi Musa yang terdapat dalam firman Allah, "Dan (ingatlah) ketika Musa memohon air untuk kaumnya, lalu Kami berfirman, 'Pukullah batu itu dengan tongkatmu.' Lalu memancarlah dari padanya dua belas mata air." (Al-Baqarah: 60).

m. Tiga belas yang tiada empat belasnya ialah jumlah saudara Yusuf ditambah dengan ayah dan ibunya.

n. Adapun sesuatu yang bernafas namun tidak mempunyai ruh adalah waktu Subuh. Allah SWT berfirman, "Dan waktu subuh apabila fajarnya mulai menyingsing. " (At-Takwir:18).

o. Kuburan yang membawa isinya adalah ikan yang menelan Nabi Yunus AS.

p. Mereka yang berdusta namun masuk ke dalam surga adalah saudara-saudara Nabi Yusuf,yakni ketika mereka berkata kepada ayahnya,"Wahai ayah kami, sesungguhnya kami pergi berlomba-lomba dan kami tinggalkan Yusuf di dekat barang-barang kami,lalu dia dimakan serigala." Setelah kedustaan terungkap, Yusuf berkata kepada mereka," Tak ada cercaan terhadap kalian." Dan ayah mereka, Ya'qub berkata, "Aku akan memohonkan ampun bagimu kepada Rabbku. Sesungguhnya Dialah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang."

q. Sesuatu yang diciptakan Allah namun tidak Dia sukai adalah suara keledai. Allah SWT berfirman, "Sesungguhnya sejelek-jelek suara adalah suara keledai." (Luqman: 19).

r. Makhluk yang diciptakan Allah tanpa bapak dan ibu adalah Nabi Adam, malaikat, unta Nabi Shalih dan kambing Nabi Ibrahim.

s. Makhluk yang diciptakan dari api adalah Iblis, yang diazab dengan api ialah Abu Jahal dan yang terpelihara dari api adalah Nabi Ibrahim. Allah SWT berfirman, "Wahai api, dinginlah dan selamatkan Ibrahim." (Al-Anbiya': 69).

t. Makhluk yang terbuat dari batu adalah unta Nabi Shalih, yang diazab dengan batu adalah tentara bergajah dan yang terpelihara dari batu adalah Ash-habul Kahfi (penghuni gua).

u. Sesuatu yang diciptakan Allah dan dianggap perkara besar adalah tipu daya wanita, sebagaimana firman Allah SWT, "Sesungguhnya tipu daya kaum wanita itu sangatlah besar." (Yusuf: 28).

v. Adapun pohon yang memiliki 12 ranting setiap ranting mempunyai 30 daun, setiap daun
mempunyai 5 buah, 3 di bawah teduhan dan dua di bawah sinaran matahari maknanya: Pohon adalah tahun, ranting adalah bulan, daun adalah hari dan buahnya adalah shalat yang lima waktu, tiga dikerjakan di malam hari dan dua di siang hari.


Pendeta dan para hadirin merasa takjub mendengar jawaban pemuda muslim tersebut. Kemudian ia pamit dan beranjak hendak pergi. Namun ia mengurungkan niatnya dan meminta kepada pendeta agar menjawab satu pertanyaan saja. Permintaan ini disetujui oleh sang pendeta.
Pemuda ini berkata, "Apakah kunci surga itu?"
Mendengar pertanyaan itu lidah sang pendeta menjadi kelu, hatinya diselimuti keraguan dan rona wajahnya pun berubah.
Ia berusaha menyembunyikan kekhawatirannya, namun hasilnya nihil. Orang-orang yang hadir di gereja itu terus mendesaknya agar menjawab pertanyaan tersebut, namun ia berusaha mengelak.

Mereka berkata,
"Anda telah melontarkan 22 pertanyaan kepadanya dan semuanya ia jawab sementara ia hanya memberimu satu pertanyaan namun anda tidak mampu menjawabnya! "
Pendeta tersebut berkata,
"Sungguh aku mengetahui jawaban dari pertanyaan tersebut, namun aku takut kalian marah."
Mereka menjawab, "Kami akan jamin keselamatan anda."
Sang pendeta pun berkata,
"Jawabannya ialah: Asyhadu an La Ilaha Illallah wa anna Muhammadar Rasulullah."

Lantas sang pendeta dan orang-orang yang hadir di gereja itu memeluk agama Islam. ALLAHU AKBAR! Sungguh Allah telah menganugrahkan kebaikan dan menjaga mereka dengan
Islam melalui tangan seorang pemuda muslim yang bertakwa.

Semoga ALLAH SWT mengijinkan kita menjadi pemuda seperti beliau, Amiiin.....
sumber: http://ramashidqi.blogspot.com/2010/03/satu-gereja-masuk-islam-benarkah.html

Tuesday, November 30, 2010

KENAPA AKU DIUJI?

KENAPA AKU DIUJI?
Surah Al-Ankabut ayat 2-3

Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan:”Kami telah beriman”, sedang mereka tidak diuji lagi?. Dan sesungguhnya Kami telah menguji orang-orang sebelum mereka, maka sesungguhnya Allah mengetahui orang-orang yang benar dan sesungguhnya Dia mengetahui orang-orang yang dusta.

KENAPA AKU TIDAK MENDAPATKAN APA YANG AKU IDAM-IDAMKAN?
Surah Al-Baqarah ayat 216
Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.

KENAPA UJIAN SEBERAT INI?
Surah Al-Baqarah ayat 286
Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya.

RASA FRUSTASI?
Surah Al-Imran ayat 139
Janganlah kamu bersikap lemah, dan janganlah (pula) kamu bersedih hati, padahal kamulah orang-orang yang paling tinggi (derajatnya), jika kamu orang-orang yang beriman.

BAGAIMANA AKU HARUS MENGHADAPINYA?
Surah Al-Imran ayat 200
Hai orang-orang yang beriman, bersabarlah kamu dan kuatkanlah kesabaranmu dan tetaplah bersiap siaga (di perbatasan negerimu) dan bertaqwalah kepada Allah supaya kamu beruntung

Surah Al-Baqarah ayat 45
Jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu. Dan sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyu’,

APA YANG AKU DAPAT DARI SEMUA INI?
Surah At-Taubah ayat 111
Sesungguhnya Allah telah membeli dari orang-orang mu’min, diri dan harta mereka dengan memberikan surga untuk mereka.

KEPADA SIAPA AKU BERHARAP?
Surah At-Taubah ayat 129
Cukuplah Allah bagiku; tidak ada Ilah selain Dia. Hanya kepada-Nya aku bertawakal

AKU TAK DAPAT BERTAHAN LAGI!!!!!
Surah Yusuf ayat 87
dan jangan kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya tiada berputus asa dari rahmat Allah, melainkan kaum yang kafir.

Surah An-Nisaa’ ayat 86
Apabila kamu dihormati dengan suatu penghormatan, maka balaslah penghormatan itu dengan lebih baik, atau balaslah (dengan yang serupa). Sesungguhnya Allah memperhitungkan segala sesuatu.



sumber: http://islampecinta.blogspot.com/2010/08/kenapa-aku-diuji.html

LARANGAN MENIRU KEBIASAAN SETAN DAN MENİRU KELAKUAN LAWAN JENİS

وعن ابن عمر رضي الله عنهما ان رسو ل الله ص م قال : لا يأكلن احدكم بشماله، ولا يشربن بها، فان الشيطان يأكل بشماله ويشرب بها (رواه مسلم)


Dari Ibnu Umar bahwasanya Rasulullah Sallallahu 'Alayhi Wasallam bersabda

'' Janganlah sekali-kali salah seorang di antara kalian makan dan minum dengan menggunakan tangan kiri, sesungguhnya setan itu makan dan minum menggunakan tangan kirinya''.
(Hadits Riwayat Muslim)



Dari Jabir Rodhiyallahu 'anhu berkata: Rasulullah Sallallahu 'alayhi Wasallam bersabda: ''Janganlah kalian makan dengan menggunakan tangan kiri, sebab sesungguhnya setan makan menggunakan tangan kiri.''
(Hadits Riwayat Muslim)


Dari Ibnu Abbas Rodhiyallahu 'anhu, ia berkata: ''Rasulullah Sallallahu 'Alayhi Wasallam melaknati kaum lelaki yang kewanita-wanitaan dan kaum wanita yang kelaki-lakian.''

Dalam sebuah Riwayat dikatakan Rasulullah Sallallahu 'Alayhi Wasallam mengutuk laki-laki yang menyerupai wanita dan wanita yang menyerupai laki-laki.''
(Hadits Riwayat BUKHARI)



Dari Abu Hurairah Rodhiyallahu 'anhu ia berkata : ''Rasulullah Sallallahu 'Alayhi Wasallam mengutuk orang laki-laki yang memakai pakaian seperti orang perempuan, dan mengutuk orang perempuan yang memakai pakaian seperti orang laki-laki.''
(Hadits Riwayat ABU DAWUD)



Dari Abu Sa'id Rodiyallahu anhu bahwasanya Rasulullah Sallallahu 'alayhi wasallam bersabda:

''Seorang laki-laki tidak boleh melihat aurat sesama lelaki, begitu pula seorang perempuan tidak boleh melihat aurat sesama perempuan. Seorang laki-laki tidak boleh bersentuhan kulit dengan sesama lelaki dalam satu selimut, begitu pula perempuan tidak boleh bersentuhan kulit dengan sesama perempuan dalam satu selimut.''
(HR. MUSLIM)


sumber: http://islampecinta.blogspot.com/2010/08/larangan-meniru-kebiasaan-setan-dan.html

Tidak Menutup Aurat Termasuk Dosa Besar

Assalaamu'alaykum warahmatullaahi wabarakaatuh

Segala puji bagi Allah, Rabb semesta alam. Shalawat dan salam kepada Nabi kita Muhammad, keluarga dan sahabatnya.

Aurat wanita muslimah adalah seluruh tubuhnya kecuali wajah dan telapak tangan. Lantas apa akibatnya jika yang ditampakkan adalah aurat yang lebih daripada itu? Sebagaimana kita lihat kelakukan sebagian wanita yang sudah lepas keindahan sifat malu pada diri mereka, mereka masih memamerkan rambut yang elok dan paha.

Disebutkan dalam sebuah hadits dari Abu Hurairah, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
صِنْفَانِ مِنْ أَهْلِ النَّارِ لَمْ أَرَهُمَا قَوْمٌ مَعَهُمْ سِيَاطٌ كَأَذْنَابِ الْبَقَرِ يَضْرِبُونَ بِهَا النَّاسَ وَنِسَاءٌ كَاسِيَاتٌ عَارِيَاتٌ مُمِيلاَتٌ مَائِلاَتٌ رُءُوسُهُنَّ كَأَسْنِمَةِ الْبُخْتِ الْمَائِلَةِ لاَ يَدْخُلْنَ الْجَنَّةَ وَلاَ يَجِدْنَ رِيحَهَا وَإِنَّ رِيحَهَا لَيُوجَدُ مِنْ مَسِيرَةِ كَذَا وَكَذَا

“Ada dua golongan dari penduduk neraka yang belum pernah aku lihat: [1] Suatu kaum yang memiliki cambuk seperti ekor sapi untuk memukul manusia dan [2] para wanita yang berpakaian tapi telanjang, berpaling dari ketaatan dan mengajak lainnya untuk mengikuti mereka, kepala mereka seperti punuk unta yang miring. Wanita seperti itu tidak akan masuk surga dan tidak akan mencium baunya, walaupun baunya tercium selama perjalanan sekian dan sekian.” (HR. Muslim no. 2128)

Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu berkata,
نِسَاءٌ كَاسِيَاتٌ عَارِيَاتٌ مَائِلَاتٌ مُمِيلَاتٌ لَا يَدْخُلْنَ الْجَنَّةَ وَلَا يَجِدْنَ رِيحَهَا وَرِيحُهَا يُوجَدُ مِنْ مَسِيرَةِ خَمْسِ مِائَةِ عَامٍ

“Wanita-wanita yang berpakaian tetapi telanjang, yang berjalan berlenggak-lenggok guna membuat manusia memandangnya, mereka tidak akan masuk surga dan tidak akan mendapati aromanya. Padahal aroma Surga bisa dicium dari jarak 500 tahun.” (HR. Malik dalam al-Muwaththa’ riwayat Yahya Al Laits, no. 1624)

Para ulama ketika menjelaskan apa yang dimaksud dengan wanita yang berpakaian tetapi telanjang, mereka maksudkan adalah wanita yang menutup sebagian badannya, dan menampakkan sebagiannya. Artinya, wanita seperti ini auratnya terbuka. Contohnya saja adalah wanita yang berpakaian rok mini, atau menampakkan keelokan rambutnya. Ulama lainnya mengatakan bahwa maksud wanita berpakaian tetapi telanjang adalah memakai pakaian yang tipis sehingga terlihat warna kulitnya.[2]

Sungguh, sifat-sifat wanita semacam ini sudah banyak kita temukan di akhir zaman. Bahkan sungguh mereka tidak punya rasa malu lagi untuk menampakkan auratnya. Padahal perbuatan ini adalah dosa besar karena di akhir-akhir hadits sampai diancam tidak akan mencium bau surga. Apalagi jika perbuatan ini dilakukan public figure, tentu saja ancamannya lebih parah karena perbuatannya dicontoh orang lain. Dan setiap perbuatan dosa yang dicontoh orang lain tentu saja orang yang beri contoh akan menanggung dosanya pula. Allah Ta’ala telah menyebutkan dalam surat Yasin,
وَنَكْتُبُ مَا قَدَّمُوا وَآَثَارَهُمْ

“Dan Kami menuliskan apa yang telah mereka kerjakan dan bekas-bekas yang mereka tinggalkan” (QS. Yasin: 12). Maksud ayat ini adalah Allah Ta’ala akan mencatat setiap amalan yang dilakukan oleh seorang hamba dan bekas-bekas dari amalannya yang berpengaruh pada yang lainnya. Artinya, jika amalan kebaikan yang ia diikuiti oleh orang lain, maka itu akan dicatat sebagai kebaikan baginya pula. Begitu pula yang terjadi jika kejelekan yang ia lakukan diikuti oleh orang lain. Sebagaimana Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَنْ سَنَّ فِى الإِسْلاَمِ سُنَّةً حَسَنَةً فَعُمِلَ بِهَا بَعْدَهُ كُتِبَ لَهُ مِثْلُ أَجْرِ مَنْ عَمِلَ بِهَا وَلاَ يَنْقُصُ مِنْ أُجُورِهِمْ شَىْءٌ وَمَنْ سَنَّ فِى الإِسْلاَمِ سُنَّةً سَيِّئَةً فَعُمِلَ بِهَا بَعْدَهُ كُتِبَ عَلَيْهِ مِثْلُ وِزْرِ مَنْ عَمِلَ بِهَا وَلاَ يَنْقُصُ مِنْ أَوْزَارِهِمْ شَىْءٌ

“Barangsiapa melakukan suatu amalan kebaikan lalu diamalkan oleh orang sesudahnya, maka akan dicatat baginya ganjaran semisal ganjaran orang yang mengikutinya dan sedikitpun tidak akan mengurangi ganjaran yang mereka peroleh. Sebaliknya, barangsiapa melakukan suatu amalan kejelekan lalu diamalkan oleh orang sesudahnya, maka akan dicatat baginya dosa semisal dosa orang yang mengikutinya, tanpa mengurangi dosanya sedikitpun.” (HR. Muslim no. 1017). Semoga menjadi renungan di dalam qolbu.

Saudara-Saudariku yg kumuliakan,
Dan janganlah berpacaran...
pacaran tidak diakui dalam syariah, yg ada adalah ta'aruf, saling menjajaki dan mememahami karakter calonnya, dan keluarganya, namun hubungan antara pria dengan wanita yang bukan mahrumnya, sms-an, telpon, kirim2 hadiah, ngobrol tidaki berduaan, hal ini diperbolehkan di dalam syariah, jika cinta sudah muncul maka berhati hatilah, karena hubungan pria dan wanita non muhrim dibolehkan sebagaimana diatas, selama tidak bertentangan dengan adab kesopanan syariah, jika sudah siap maka sebaiknya anda segera menikah dengan pasangan anda , jika belum siap maka batasi hubungan dan selalu membahas keluhuran-keluhuran Allah swt dan Rasul Nya, maka hal itu menjadi pahala...

Wassalaamu'alaykum warahmatullaahi wabarakaatuh


sumber: http://islampecinta.blogspot.com/2010/10/tidak-menutup-aurat-termasuk-dosa-besar.html

adzab air kencing

Assalamu’alaikum Warohmatullaahi wabarokaatuh


Rasulullah Sholallahu ‘Alayhi Wasallam bersabda :

اِسْتَنْزِِهُوْا عَنِ الْبَوْلِ فَإِنَّ عَامَّةَ عَذَابِ الْقَبْرِ مِنْهُ

İstanzihuu ‘anil bawli fainna ‘aammatun ‘adzaabil Qobri minhu

“Sucikanlah dirimu dari air kencing, karena sesungguhnya sebagian besar siksa kubur itu disebabkan olehnya”. (Hadits Riwayat Abu Daruquthni)

Marilah kita membahas point-point penting tentang Thoharoh atau bersuci, kebanyakan di dalam kitab-kitab fiqih, biasanya materi Thoharoh adalah materi yang pertamakali dibahas karena sangat pentingnya hal ini, bahkan sebagian ulama ada yang mengatakan “Agama Islam adalah dimulai dari WC (Kamar Mandi)”. Apabila di WC nya kita salah, maka sia-sialah ibadah kita”.

Yang ditekankan di sini adalah adab kita ketika di kamar mandi (WC) dan UNTUK LAKI-LAKI DAN PEREMPUAN, JANGAN KENCING SAMBIL BERDIRI!!!

Karena kencing sambil berdiri mempunyai banyak kerugian, diantaranya:

1. Badan menjadi cepat sakit, seperti penyakit kencing manis (Diabetes), penyakit ginjal, dan penyakit yang membahayakan saluran pencernaan lainnya, karena air kencing adalah air kotor yang harus dibuang, apabila kita kencing berdiri, maka keluarnya air kotor itu tidak tuntas dan masih banyak yang mengidap di saluran pencernaan kita.

2. WC jadi berbau , karena biasanya orang yang kencing berdiri, ia akan kencing di dinding-dinding WC, Jadi sisa sisa kencing masih menempel di dinding-dinding WC itu. Dan itulah yang menyebabkan WC jadi berbau.

3. Percikan Air kencing kita akan menyiprat (memantul) mengenai pakaian kita sehingga pakaian kita menjadi najis, apabila kita memakai pakaian itu untuk sholat atau membaca Al-Qur’an, maka sia-sialah ibadah kita itu, karena syarat sah ibadah tersebut adalah Suci dari Hadats dan Najis.

4. Akan mendapat adzab kubur, sebagaimana Rasulullah bersabda :

اِسْتَنْزِهُوْا عَنِ الْبَوْلِ فَإِنَّ عَامَّةَ عَذَابِ الْقَبْرِ مِنْهُ

İstanzihuu ‘anil bawli fainna ‘aammatun ‘adzaabil Qobri minhu



“Sucikanlah dirimu dari air kencing, karena sesungguhnya sebagian besar siksa kubur itu disebabkan olehnya”. (Hadits Riwayat Ad-Daruquthni)

Diriwayatkan bahwa Ketika Rasulullah sedang melintasi kuburan, Beliau mendengar ada tangisan dan jeritan dari sebuah kuburan, lantas Rasulullah mendekati kuburan itu, kemudian bertanya “Wahai Fulan, kenapa kamu menjerit dan disiksa seperti ini, hal apa saja yang engkau lakukan ketika di dunia?”

Lalu orang yang di dalam kubur itu menjawab “Yaa Rasulullah...aku adalah seorang ‘alim (orang yang berilmu), dan aku juga ahli ibadah, aku mengerjakan sholat dengan rajin, membaca Al-Qur’an dan ibadah lainnya aku kerjakan dengan baik.”

Rasulullah bertanya kembali “Lalu mengapa kamu di siksa???”

Orang yang di dalam kubur itu berkata “tapi ada satu hal yang sering aku lakukan, yaitu ketika aku kencing, aku tidak pernah tiris (tuntas), pasti ada beberapa tetes air kencing yang terkena celanaku karena aku kencing berdiri, maka dari itu aku disiksa seperti ini”

Lalu Rasulullah mengambil sebuah batang pohon kemudian menancapkannya ke kubur orang tersebut dan berkata “Selama pohon ini masih hidup, ia akan terus mendoakanmu karena kesholehanmu”.

Itu lah sejarahnya mengapa sampai sekarang, apabila ada orang yang meninggal, maka ulama-ulama kita juga menancapkan pohon ke kuburan orang yang meninggal.

Demikianlah pentingnya ketika kita sedang di toilet! Orang yang Ahli Ibadah saja disiksa di kuburnya, hanya karena setetes air Kencing!!! Apalagi kita!!!

Masih Banyak orang yang belum mengetahui bagaimana sih cara yang benar dan adab ketika masuk toilet!

Oleh karena itu, marilah kita bahas satu per satu...

1. Sebelum kita masuk ke WC, gulung dulu bagian bawah celana kita sampai bawah lulut (untuk perempuan, gulung rok/celananya, lebih baik di dalam WC saja, tapi hati-hati!!! Jangan sampai rok anda terkena keramik kamar mandi), untuk laki-laki, celananya jangan digulung melebihi lutut!!! karena batas aurat laki-laki adalah dari pusar sampai lutut! ada laki-laki yang salah paham, ia berkata “Berarti pinggang kita bukan aurat dong? Kan pinggang kita di belakang, bukan di sekitar pusar!” jawabannya adalah “Memangnya tubuh ente bagian depan doang? Pinggang Bagian belakangnya juga termasuk aurat!

lalu dahulukanlah kaki kiri sebelum masuk WC, dan kita harus membaca do’a :

بِسْمِ اللهِ اَللَّهُمَّ إِنِّى أَعُوْذُبِكَ مِنَ الْخُبُثِ وَالْخَبَا ئِثِ

BISMILLAAHI ALLAAHUMMA INNII ‘A-UUDZUU BIKA MINAL KHUBUTSI WAL KHOBAA ITS.

“Dengan Nama Allah, Yaa Allah aku berlindung kepada-MU dari Kejahatan Kotoran dan dari segala sesuatu yang Kotor”

Dan di dalam tafsir yang lain mengatakan “Dengan Nama Allah, Yaa Allah aku berlindung kepada-MU dari Syaithan laki-laki dan Syaithan perempuan”



2. Ketika di dalam WC, jika waktu memungkinkan, maka lebih baik kita buka seluruh celana atau rok kita, tetapi kalau waktu tidak memungkinkan, misalnya sedang di sekolah, di kantor, atau di tempat umum. Kan kita pakai sepatu, maka kita buka celana/rok kita sampai atas lutut saja (Jadi sekarang Posisi Celana /Rok kita sedang berada di lutut), kemudian jongkok (Baik laki-laki maupun perempuan), JANGAN BERDIRI!!! dan usahakan jangan menghadap kiblat ataupun membelakanginya. Sebagaimana Abu Hurairah berkata, Bahwasanya Rasulullah Shollallahu ‘Alayhi wasallam bersabda;

اِذَا جَلَسَ أَحَدُكُمْ بِحَاجَتِهِ فَلاَ يَسْتَقْبِلُ الْقِبْلَةَ وَلاَ يَسْتَدْبِرُهَا

İDZAA JALASA AHADUKUM Bİ HAAJATİHİİ FALAA YASTAQBİLUL QİBLATA WALAA YASTADBİRUHAA

“ Apabila seseorang dari kamu duduk (jongkok) hendak buang air, maka janganlah menghadap kiblat dan jangan pula membelakanginya”. (Hadits Riwayat Muslim dan Ahmad)

Dari Hadits di atas, Rasulullah Shollallahu ‘Alayhi wasallam MELARANG KENCING BERDIRI dengan bersabda menggunakan kataجَلَسَ “Jalasa” yang artinya Duduk (Jongkok)!!! Beliau bukan bersabda menggunakan kata قَا مَ “Qooma” yang artinya Berdiri.

3. Setelah itu apakah sudah selesai.....??? BELUM!!! Kemudian kita masih harus menghilangkan najisnya, yaitu cara menghilangkan najis itu ada 3 cara :

a. Istinja, yaitu Membasuh dan membersihkan najis dari tempat keluarnya dengan air sampai bersih, kemudian kita

b. Istibro, yaitu setelah melakukan hal di atas, jangan langsung kita beranjak dari toilet, tapi kita istibro dulu, yakni masih dalam keadaan jongkok di WC, kita menghilangkan sisa-sisa air kencing dengan cara menggoyang-goyangkan badan kita ke kanan dan ke kiri, lalu membatuk (mendehem), kemudian kita berdiri pelan-pelan, lalu jongkok lagi, berdiri lagi, jongkok lagi, begitulah seterusnya sampai kita benar-benar yakin bahwa air kencing kita tidak lagi tersisa. Setelah itu...

c. Istinka, yaitu Membasuh dan membersihkan najis dengan air, kemudian dikeringkan dengan benda kering, yaitu dengan batu atau tissue, kalau zaman sekarang kan sudah modern, jadi kita pakai tissue saja, harganya tidak mahal kok, hanya Rp. 3.000 an Per gulungnya! Setelah itu kita cuci tangan kita,lalu pakai celana, INGAT!!! Celana bagian bawahnya harus masih dalam keadaan tergulung!!!

Setelah itu kita siram najisnya pelan-pelan! Jangan MAIN GUYUR saja, pastikan jangan sampai ada percikan air yang mengenai pakaian kita, setelah itu barulah kita cuci kaki dan tangan kita, kalau di WC anda ada sandalnya, maka sandalnya juga kita cuci, kemudian

4. Keluar dari WC, dahulukanlah kaki kanan sambil membaca ;

اَلْحَمْدُ ِللهِ الَّذِى اَذْهَبَ عَنِ اْلأَ ذٰى وَعَافَانِى

ALHAMDULILLAAHILLADZII ADZHABA ‘ANIL ADZAA WA ‘AAFAANII

“Segala puji bagi Allah yang telah menghilangkan penyakit dariku dan yang telah menyembuhkan (Menyehatkan) aku”.

Wassalaamu ’alaikum Warohmatullaahi wabarokaatuh

sumber : http://islampecinta.blogspot.com/2010/08/adzab-air-kencing.html